Cari
  • UnicoHex

Material Umum yang digunakan pada Heat Exchanger



Memilih material apa yang harus digunakan pada Heat Exchanger adalah bagian yang penting. Material yang digunakan konduktif dan juga dapat menahan sifat korosif pada media yang terlibat. Jika salah, Material pada Heat Exchanger dapat rusak atau kotor lebih cepat. Maka dari itu, perawatan dan daya tahan sangatlah penting.


Besi Konduktif

Heat Exchanger/Radiator yang bagus menggunakan bahan konduktif seperti aluminium dan tembaga. Namun, mereka hanya dapat digunakan untuk aplikasi hingga suhu tertentu hingga cairan yang terlibat akan bereaksi dengan logam.

Meskipun Besi konduktif umum digunakan, keramik atau polimer plastik yang dirancang khusus adalah alternatif yang lebih baik aplikasi tertentu.

Cairan

Cairan yang digunakan dalam proses pendinginan juga merupakan elemen yang penting. Heat Exchanger yang digunakan dengan cairan yang korosif seperti air asam, air garam dan bahan kimia lainnya penting untuk dilihat, kita harus mempertimbangkan dengan hati-hati, material yang akan digunakan untuk mencegah korosi.


Udara

Udara juga kerap digunakan dalam sistem penukar panas. Udara memiliki konduktivitas termal yang rendah dan karena dapat bekerja dengan baik dengan Heat Exchanger dengan permukaan yang diperluas seperti UniAir Aluminium cooler dan juga Penukar Panas UniFin kami.


Hubungi kami sekarang untuk mendapatkan konsultasi gratis tentang cara memilih Heat Exchanger terbaik untuk Anda.

1 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua